Wasiat.1 Petama-tama , TertawalahrnWasiat.2 Bermain Dengan Raja NamrudrnWasiat.3 Tidak Perlu Cantik, BerceritalahrnWasiat.4 Berkisalah Seperti Binatang JalangrnWasiat.5 Bersoraklah, Hidup KekurangajaranrnWasiat.6 Abaikan Gutenberg, Sambutlah SpielbergrnWasiat.7 Gumankan Jingle, Senandungkan LullabyrnWasiat.8 Lihatlah Yang Tak TerlihatrnWasiat.9 Urailah Lima Jenis SintesisrnWasiat.10 Jangan Berk…
mengupas habis tentang cerita-cerita menarik tentang kehidupan nyata didunia ini yang dapat membangkitkan motivasi dan dapat memberi inspirasi pada kita...
Kita semua pasti ingin bahagia. Tetapi, itu tidak segampang mengucapkannya. Untuk meraihnya, pola pikir kita harus benar. Titik tekan kebahagiaan bukan pada apa yang dirasakan, melainkan pada siapa yang merasakannya. Penekanannya pada orang yang merasakannya, bukan pada benda.rnrnOleh karena itu, manusia yang ingin bahagia harus melihat ke dalam (inward looking), dan bukan melihat keluar (outwa…
dapakihsatirnrn Buku-Buku Karyakurn Kajian Islamrn Testimoni Pembacarn Kajian Syarh Al-Hikamrn Event dan Informasirn Kajian Keluargarn Kajian Pernikahanrn My Profilern kata-kata mutiararn Promo Bukurn SponsorrnrnMengikat Ilmu dengan MenulisrnKarya Terjemahanku: Berani Taklukkan Diri SendirirnApril 5, 2012 · oleh Denis Arifandi Pakih Sati · in Buku-Buku Kar…
Judul Dua Menit yang Menentukan mengulas tentang potensi yang ada dalam diri kita. Ini terkait dengan keyakinan dan pemahaman. Seberapa besar keyakinan kita dan seberapa benar pemahaman kita, maka sebesar itulah potensi kekayaan kita. Dengan kata lain, jika keyakinan kita kecil dan pemahaman kita salah, maka kemungkinan potensi kekayaan kita juga kecil (hal. 15). rnrnPotensi inilah yang ingin d…
10 Jurus Terlarang! Jurus 1: Mulailah Dengan Yang Kanan Jurus 2: Rancanglah DNA Sedini Mungkin Jurus 3: Terjunlah Seperti Rollercoaster Jurus 4: Berdamailah Dengan Badai Jurus 5: Duduklah Sama Rendah Jurus 6: Gantilah Gelar dan Jabatan Jurus 7: Masuklah ke Surga Paling Dulu Jurus 8: Biarkan Kudeta Terjadi Jurus 9: Waspadai Zaman Edan Jurus 10: Matilah Dengan Tenang